Budidaya Tanaman Tembakau dengan NASA

Posted by Stockist Nasa Kendal Friday, 7 December 2018 0 comments

Tanaman Tembakau dengan Pupuk NASA


Tembakau adalah komoditi yang cukup banyak dibudidayakan petani. Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal PT. Natural Nusantara berusaha membantu meningkatkan produksi secara kuantitas , kualitas dan kelestarian (Aspek K -3).



SYARAT PERTUMBUHAN

Tanaman tembakau, curah hujan rata rata 2000mm/ tahun, suhu udara yang cocok antara 21 - 32 derajat C, pH antara 5-6. Tanah genbur , remah, mudah mengikat air, memiliki tata air dan udara yang baik sehingga dapat meningkatkan drainase, ketinggian antara 200 - 3.000m dpl.

PEMBIBITAN

  • Jumlah benih ± 8 - 10 gram /ha, tergantung jarak tanam.
  • Biji utuh, terserang penyakit dan tidak keriput .
  • Media Semai = campuran tanah (50%) + pupuk kandang matang yang telah di campur dengan Natural GLIO (50%) . Dosis pupuk untuk setiap meter persegi media semai adalah 70 gram DS dan 35 gram ZA dan isikan pada Polybag.
  • Bedeng persemaian di beri naungan berupa daun daunan,tinggi atap 1 m sisi timur dan 60 cm sisi barat.
  • Benih direndam dalam POC NASA 5 cc per gelas air hangat selama 1-2 jam lalu keringanginkan.
  • Kecambahkan  pada baki /tampah yang diberi alas kertas merang atau kain yang dibasahi hingga agak lembab. Tiga hari kemudian benih sudah menampakkan akarnya yang ditandai dengan bintik putih. Pada stadium ini benih baru dapat di semaikan.
  • Siram media semai sampai agak basah / lembab, masukkan benih pada lubang sedalam 0,5 cm dan tutup tanah tipis tipis.
  • Semprot POC  NASA (2-3 tutup /tangki) selama pembibitan berumur 30 dan 45 hari.
  • Bibit sudah dapat di pindahanamkan ke kebun apabila berumur setelah semai.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM

  • Lahan disebari pupuk kandang dosis 10 -20 ton /ha lalu dibajak dan dibiarkan ±1 minggu.
  • Buat bedengan lebar 40 cm dan tinggi 40 cm .Jarak antar bedeng 90 - 100 cm dengan arah membujur antara timur dan barat.
  • Lakukan pengapuran jiak tanah masam.Siram SUPERNASA dengan dosis  :10 - 15 botol/ha------Alternatf 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air di jadikan satu menjadi larutan induk . Kemudian setiap 50 lt air di beri 200cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.-------Alternatif 2 :  Setiap 1 gembor vol 10 lt di beri 1 peres sendok makan SUPERNASA untuk menyiram  ± 10 meter bedengan.
  • Sebarkan Natural GLIO 1 - 2sachet di campur pupuk kandang matang 25 - 50 kg secara merata ke bedengan.

PEMBUATAN LUBANG TANAM

Apabila di inginkan daun yang tipis dan halus maka jarak tanam harus rapat, sekitar 90 x70 cm. tembakau madura di tanam dengan jarak 60 x 50 cm yang penanamannya dilakukan dalam dua baris tanaman setiap gulud. jenis tembakau rakyat /rajangan umumnya ditanam dengan jarak tanam 90 x90 cm dan penanamannya dilakukan satu baris tanaman setiap gulud, dan jarak antar gulud 90 cm atau 120 x 50 cm.

CARA PENANAMAN

  • Basahi dan sobek polybag lalu benamkan bibit sedalam leher akar.
  • Waktu tanam pada pagi hari atau sore hari.

PENYULAMAN

Penyulaman di lakukan 1 -3 minggu setelah tanam, bibit kurang baik dicabut dan diganti dengan bibit baru yang berumur sama.

PENYIANGAN

Penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan pembubunan yaitu setiap 3 minggu sekali.

PEMUPUKAN

  • Dosis tergantung jenis tanah dan varietas

Waktu Pemupukan
Dosis Pupuk Makro (kg / ha)
Urea /ZA
SP-36
KCL
Saat Tanam
-
300
-
Umur 7 HST
300
-
150
Umur 28 HST
300
-
150
TOTAL
600
300
300

Ket : HST = hari setelah tanam
  • Penyemprotan POC NASA dosis 4 -5 tutup /tangki atau lebih bagus POC NASA(3 - 4 tutup) dicampur HORMONIK (1-2 tutup) per tangki setiap 1 - 2 minggu sekali.

PENGAIRAN DAN PENYIRAMAN

Pengairan di berikan 7 HST  = 1 -2 lt air /tanaman setiap 3 hari. Pada umur 65 HST penyiraman di hentikan, kecuali bila cuaca sangat kering.

PEMANGKASAN

  • Pangkas tunas ketiak daun dan bunga setiap 3 hari sekali.
  • Pangkas pucuk tanaman saat bunga mekar dengan 3 - 4 lembar daun di bawah bunga.

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

H a m a
  • Ulat Grayak ( Spodoptera LituraGejala :  Berupa lubang lubang tidak beraturan dan berwarna putih pada luka bekas gigitan. Pengendalian :  Pangkas dan bakar sara.
  • Ulat Tanah  ( Agrotis ypsilon) Gejala  :  daun terserang berlubang lubang terutama daun muda sehingga tangkai daun rebah. Pengendalian  :  Pangkas daun sarang telur /ulat, penggenangan sesaat , semprot PESTONA.
  • Ulat Penggerek Pucuk  ( Heliothis sp.) Gejala : daun pucuk tanaman terserang berlubang lubang dan habis . Pengendalian  :  kumpulkandan musnahkan telur /ulat , sanitasi kebun , semprot dengan PESTONA.
  • Nematoda (Meloydogyne sp.) Gejala : bagian akar tanaman tampak bisul bisul bulat, tanaman kerdil, layu, dan berguguran dan akhirnya mati. Pengendalian :  sanitasi kebun , pemberian GLIO di awal tanam, PESTONA.
  • Kutu kutuan (Aphis Sp. Thrips sp, Bemisia sp.) pembawa penyakit yang disebabkan virus. Pengendalian : Predator Koksinelid, Natural BVR.
  • Hama Lainnya Gangsir (Gryllus mitratus) ,jangkrik (Brachytrypes Portentosus), orong orong (Glyrrotalpa africana) Semut geni (Solenopsis geminata), Belalang Banci ( Engytarus tenuis)
Penyakit
  • Hangus Batang ( Damping Off) Penyebab  : jamur Rhizoctonia Solani. Gejala  : batang tanaman yang terinfeksi akan mengering dan berwarna coklat sampai hitam seperti terbakar. Pengendalian  : cabut tanaman yang terserang dan bakar, pencegahan awal dengan Natural GLIO.
  • Lanas    Penyebab   :   Phytoptora parasiticavar. nicotonae.Gejala   :   timbul bercak bercak pada daun berwarna kelabu yang akan meluas, pada batang, terserang akan lemas dan menggantung layu layu dan mati. Pengendalian  : Cabut tanaman yang terserang dan bakar, semprotkan Natural GLIO.
  • Patik Daun  Penyebab  :  jamur Cercospora nicotianeae  Gejala : diatas daun terdapat bercak bulat putih hingga coklat, bagian daun yang terserang menjadi rapuh , dan mudah robek.  Pengendalian  :  Desinfeksi bibit, renggangkan jarak tanam, olah tanah intensif, gunakan air bersih,bongkar, dan bakar tanaman terserang , Semprot Natural GLIO
  • Bercak Coklat  Penyebab   :  Jamur Alternaria longipes. Gejala : timbul bercak bercak coklat, selain tanaman dewasa penyakit ini juga menyerang tanaman di persemaian. jamur juga menyerang batang dan biji.  Pengendalian  :  mencabut dan membakar tanaman yang terserang.
  • Busuk Daun  Penyebab   :  Bakteri Sclerotium Roflsii.  Gejala  :  mirip dengan lanas namun daun membusuk , akarnya bila di teliti di selubungi oleh massa cendawan . Pengendalian  : cabut dan bakar tanaman terserang , semprot Natural GLIO.
  • Penyakit Virus Penyebab : Virus Mozaik (Tobacco Virus Mozaic, (TVM), Kerupuk (Krul), Pseudomozaik, Marmer, Mozaik ketimun (Cucumber Mozaic Virus). Gejala  :  Pertumbuhan tananman menjadi lambat . Pengendalian  :  menjaga sanitasi kebun, tanaman yang terinfeksi di cabut dan di bakar.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi , dapat di gunakan pestisida kimia sesuai anjuran. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat perata  AERO 810, dosis ± 5 ml (1/2 tutup ) per tangki.



PANEN DAN PASCA PANEN

Pemetikan daun tembakau yang baik adalah jika daun daunnya telah cukup umur dan telah berwarna hijau kekuning kuningan. Untuk golongan tembakau cerutu maka pemungutan daun yang baik pada tingkat teapt masak /hampir masak hal tersebut di tandai dengan warna ke abu abuan. Sedangkan untuk golongan sigaret pada tingkat kemasakan tepat masak / masak sekali, apabila pasar menginginkan krosok yang kasar pemetikan di perpanjang 5 10 hari dari tingkat kemasakan tepat masak.

Daun di petik mulai dari daun terbawah ke atas. Waktu yang baik untuk pemetikan adalah pada sore/pagi hari pada saat hari cerah.Pemetikan dapat di lakukan berselang 3-5 hari , dengan jumlah daun satu petik antara 2-4 helai tiap tanaman. Untuk setiap tanam dapat di lakukan pemetikan sebanyak 5 kali.

Sortir daun berdasarkan kualitaswarna daun yaitu :

  • Trash (apkiran ) : warna daun hitam
  • Slick (licin /mulus) : warna daun kuning muda
  • Less Slick (kurang Licin) : warna daun kuning seperti warna buah jeruk lemon)
  • More grany side (sedikit kasar ) :  warna daun antara kuning orange.

Untuk Konsultasi dan Pemesanan Produk NASA bisa Hub Wa/ Telf / Sms  :  0857 5692 2292





Baca Selengkapnya ....

HU WHANG TEA - TEH SEJUTA MANFAAT

Posted by Stockist Nasa Kendal Sunday, 2 December 2018 0 comments
Hu Whang Tea merupakan olahan teh yang dipadukan dengan berbagai rempah, sehingga bermanfaat untuk menjaga stamina, juga memiliki kemampuan melarutkan lemak, mengeluarkan gas dalam usus dan perut (kembung), gatal tenggorokan, batuk, sesak nafas, asma, bronchitis, selain itu, teh rempah Nasa ini juga mampu sebagai “gurah” bagi kotoran/lendir dalam tubuh untuk dibuang melalui sekresi tubuh, sehingga mampu menjadi pengganti “gurah tetes”, selain itu juga mampu memperbaiki sistem sekresi pada ginjal, memulihkan kondisi sehabis bersalin, serta bermanfaat bagi penderita rheumatik, tumor, dan kanker



KANDUNGAN DAN MANFAAT HU WHANG TEA

  • Theophylline Theobromie

    Menurunkan kadar kolesterol. Menurunkan tekanan darah dan kadar gula dalam darah. Antikanker, memperlancar sirkulasi darah, membantu fungsi ginjal serta meningkatkan konsentrasi.
  • Polifenol/Tannin

    Memperlancar pencernaan, membunuh bakteri disentri memiliki fungsi antioksidan dan melarutkan lemak.
  • Minyak Essensial

    Memperlancar pencernaan dan melarutkan lemak serta sumber aroma teh.
  • Flavanols

    Menguatkan pembuluh darah, memiliki fungsi antioksidan.
  • Vitamin C

    Mencegah dan melawan influenza. Mengurangi stress, menurunkan tekanan darah tinggi, memiliki fungsi antioksidan, melindungi kornea mata dari sinar UV (mencegah katarak).
  • Vitamin E

    Mencegah penuaan dini mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke, mencegah pembentukan lemak di pembuluh darah.
  • Vitamin B Compleks (B1, B2, K dan P)

    Membantu metabolisme karbohidrat
  • Monocitrate Chlorophyl

    Mencegah nafas tak segar dan mengharumkan mulut.

Cara Penyajian Hu Whang Tea

  1. Seduh 1 sachet Hu Whang Tea dengan air panas 20 cc (secukupnya)
  2. Tutup rapat dan diamkan selama 6-10 menit
  3. Tambahkan air hangat 300 cc (secukupnya), saring dan siap diminum
  4. Bisa tetap digunakan sampai seduhan ke-3.
Untuk Pemesanan Produk diatas Anda dapat membeli di Distributor Terdekat atau menghubungi kami di : 0857 5692 2292 An. Ibu Suhartini selaku Distributor Resmi N-388431 dan juga Stockist H-1339.
Kepuasan Anda adalah Prioritas Utama Kami!!

Baca Selengkapnya ....

Testimoni RS - SINOV untuk masalah Sendi

Posted by Stockist Nasa Kendal Thursday, 29 November 2018 0 comments
RS - SINOV merupakan produk spesial untuk mengatasi Oli Sendi & Osteoporosis dari PT Natural Nusantara  yang dibuat dari perpaduan ekstrak daun randu , daun mandingan , daun waru dan 18 herbal lainnya.
RS- SINOV adalah produk herbal alami asli Indonesia yang berijin resmi dari Badan POM RI dengan no. ijin edar POM TR 133 368 911



Manfaat RS - SINOV berdasarkan kandungan bahan :

  • Senyawa daun randu mengandung cairan oli yang dapat digunakan sebagai pengganti cairan sendi (Sinovial Oil)
  • Daun mandingan kandungan tertingginya adalah kalsium sehingga sangat bermanfaat bagi tempurung sendi yang banyak membutuhkan kalsium
  • Daun waru dapat membantu meredakan rasa nyeri pada sendi
  • Chlorophyll daun randu membantu mengatasi :
    •  Radang Sendi
    • Rawan Sendi
    • Oli Sendi 
    • Osteoporosis

Testimoni RS - SINOV

Berikut merupakan testimoni RS - SINOV dalam membantu penyembuhan masalah sendi. Testimoni RS-SINOV berikut merupakan testimoni asli dari konsumen.





Baca Selengkapnya ....

TEKNIS BUDIDAYA TANAMAN JARAK DENGAN NASA

Posted by Stockist Nasa Kendal Monday, 26 November 2018 0 comments
BUDIDAYA JARAK 
Distributor Nasa N-388431
Stockist Nasa H.1339
SUHARTINI (Hartini Nasa)
0857-5692-2292

PENDAHULUAN 
     Tanaman jarak di Indonesia dapat tumbuh dengan baik karena kesesuai iklim dan tanah, sehingga tumbuh bisa merata sebagai gulma. Namun karena hasil tanaman ini bisa diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis, maka tanaman ini kini mulai dibudidayakan .
     PT. NATURAL NUSANTARA mencoba memberikan bantuan teknis budidaya tanaman ini sehingga mampu memproduksi sesuai dengan harapan yang diinginkan tanpa meninggalkan stsndar Kualitas, kuantitas, dan kelestsrian lingkungan (Aspek K-3) . 


SYARAT PERTUMBUHAN 
     Syarat tumbuh tanaman jarak membutuhkan air 350-500 ml air sepanjang pertumbuhannya. 
Disamping faktor air, tanaman jarak ini membutukkn syarat temperatur  200-300C Sepanjang hidupnya, serta ketinggian tempat yang optimal adalah 0-800 mdpl. Keluarnya biji akan sangat berkurang atau minim jika suhu mencapai 400C atau lebih.

PERSIAPAN LAHAN

     Pemilihan lahan yang akan digunakan untuk budidaya tanaman jarak ini biasanya memilih tanah yang kurang produktif ataupun kurang pengairan, dan ini bisa didaerah marginal/kritis, karena tanaman jarak ini tidak terlalu membutuhkan syarat-syarat khusus, halnya tanaman perdu lainya. Pengolahan tanah dengan ukuran 30cmx30cmx30cm dan jarak tanam antara barisan 2-4 m dan jarak dalam  barisan1-2 m tergantung varietas yang dipilih. Persiapan tanah yang bisa juga dilakukan adalah membersihkan dari ganguan gulma, terutama akar-akar ilalang yang menghasilkan alelopati/senyawa penghambat tumbuh tanaman lain.

PEMBIBITAN

     Biji jarak dapat ditanam 2-3 butir biji perlubang langsung dilahan kemudian pilih yang terbaik pertumbuhanya untuk dibudidayakan. Pemeliharaan tanaman muda dilakukan dengan menyemprot POC NASA dosis 2-3 ttp per tangki seminggu sekali pada pagi hari.

MACAM-MACAM JENIS JARAK

     Ada banyak sekali jenis jarak yang dapat tumbuh ditanah air kita antara lain  :
A. Jarak Kepyar / Jepang ( Ricinus communis).
Jenis ini laku dipasaran dunia yang dikenal dengan nama castor oil plant. Jenis ini berbuah sekali dalam setahun (semusim), dengan ciri buah muda berwarna hijau dan berubah coklat setelah tua. Buahnya berduri lemah seperti rambutan. Bijinya mengandung Glicoprotein yang besifat racun orang sering menyebutnya Ricin. 
B. Jarak Pagasr/ Cina (jatropha curcas) 
Jenis ini berbuah terus-menerus atau (tahunan) . Jenis jarak ini yang dianjurkan ditanam, yaitu : 
  • Asembagu 22 : kandungan minyak 55-57 %
  • Aembagys 60 : kandungan minyak 48-52 %
  • Asembagus 81 : kandungan minyak 51-54 % 
  Komposisi biji jarak terdiri dari 20% kulit dan 80%biji ( daging), mengandung 40-50 % minyak , kandungan minyak mentahnya 32-48% dan sisanya adalah ampas .


PEMELIHARAAN 
     Yang penting diperhatikan adalah tanaman jatak ini mempunyai sifat kurang suka air sehingga kelebihan air(terendam) justru akan merugikan pertumbuhan tanaman, namun jika panas terik berlangsung hingga 3-4 bulan penyiraman perlu sekali dilakukan untuk menghindari kematian akibat kekeringan . 
     Lakukan penyiangan gulma jika tanaman mulai terganggu baik pertumbuhan bagian atas dalam persaingan terhadap cahaya maupun perakaran yaitu penyerapan hara. 

PEMUPUKAN 
     Untuk pertumbuhan yang baik berikan pupuk dasar yaitu pupuk kandang disamping pupuk anorganik pada saat tanam .
Jenis pupuk
Dosis (kg/ha)
Waktu Pemupukan
Urea
SP- 36
KCI
Urea
50
75
50
100
Saat tanam
Saat tanam
2 mgg setelah tanam
1 bln setelah tanam
Catatan : Tidak berlaku mutlak / bervariasi untuk masing-masing daerah. 

     Akan lebih baik ditambah SUPERNASA atau POWER NUTRITION dosis 1 botol untuk kurang lebih 200 tanaman . 1 botol SUPERNASA atau POWER NURTITION diencerkan dalam 2 liter air (2000 ml) dijadikan larutan induk. Kemudan setiap 10 lter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman perpohon/
     Penyemprotan dengan POC NASA dosis 1 ttp per tangki setiap satu bulan sekali dianjurkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualiytas.



PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT 
     Tamanam jarak sebenarnya jarang diserang hama ataupun penyakit, namun bisa jadi terserang jika saja kondisi lahan kurang bersih ataupun ada semak yang dapat menjadi inang sementara bagi hama-hama tertentu. Pengendalian hama terpadu yaitu dengan menjaga kebersihan lahan merupakan tindakan prefentif yang paling muda dilakukan sebelum hama menjadi tak terkendalikan dan merugikan 
     hama yang kadang menyerang tanaman jarak adalah sejenis kutu putih. Tanaman jarak sering tumbuh liar sehingga kutu putih sering menjadikannya inang sementara. Untuk pencegahannya gunakan PESTONA dan PENTANA + AERO 810 secara bergantian. 
     Disamping kutu putih, jarak juga mungkin diserang ulat yang menyerang daun, yang bisa dicegah dengan PESTONA dan PENTANA + AERO 810 lakukan penyemprotan dengan PESTONA dan PENTANA + AERO 810 secara bergantian untuk pencegahan, satu munggu sekali disemprotkan merata diatas dan dibawah helai daun. 
     Sebagai pencegahan terhadap penyakit yang disebabkan jamur, sebainya sebelum tanam disebarkan 1 pakk Natural GLIO ditambah 25-30 kg pupuk kandang dan didiamkan seminggu. 

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternatif lain bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan . Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan AERO 810 dosis 0,5 ttp botol per tangki. 

MASA PANEN
     Masa berbunga terjadi setelah tanaman berumur sekitar 60-70 hari dan buah mulai dapat dipanen setelah umur tanaman sekitar 100-110 hari, yang biasanya jatuh dimusim panas yaitu bulan agustus hingga oktober. Buah yang terlambat panen akan melenting dan berhamburan sehingga disarankan panen harus benar-benar tepat waktu. produksi yang dapat dicapai sekitar 1-3 ton/ha. 

PEMANFAATAN HASIL
     Pada masa Jepang minyak jarak diolah menjadi minyak pelumas persenjataan yang handal, karena sangat kental, Berat jenisnya kurang lebih 0,96 dan sangat sukar untuk dilarutkan , sehingga mudah dibedakan dari minyak lain . Sebagian besar produksinya dipergunkan  sebagai minyak  lumas untuk mesin yang berputar cepat,  Salah satu keuntungan dari minyak ini adalah bahwa dia tidak menetes , tidak meninggalkan sisa bakar , dan tidak larut dalam bensin sifat-sifat yang besar artinya dalam keperluan penerbangan dan telah memberinya tempat yang tetap disamping minyak-minyak mineral yang telah mendesaknya walaupun daya pelumnasnya yang cukup besar.
     Selain itu biji jarak ricinus kaya akan enzime lipase yang dapat menguraikan lemak dan minyak menjadi asam-asam lemak yang bebas dan glycerin. Asam lemak tersebut dapat dinetralisir dengan soda atau kalium karbonat (potas), menghasilkan sabun keras / lunak.
     Diperusahaan-perusahaan batik minyak jarak berperan juga dalam pewarnaan kain katun yang akan diberi warna dengan mengkudu.
     Bahkan akhir-akhir ini dengan peningkatan harga BBM dimulai penanaman tanaman jarak besar-besaran untuk alternatif lain dari bahan bakar minyak yang dipadukan dengan paket reboisasi lahan kritis sehingga berpengaruh positif bagi perekonomian dan juga kelestarian lahan diseluruh nusantara.  

Baca Selengkapnya ....

Obat Jantung Koroner dengan NASA

Posted by Stockist Nasa Kendal Sunday, 25 November 2018 0 comments
Penyakit jantung yang paling umum terjadi adalah penyakit jantung koroner. Penyakit ini terjadi, ketika pasokan darah yang kaya oksigen menuju otot jantung terhambat oleh plak pada pembuluh darah jantung atau arteri koroner.

Pada dinding pembuluh arteri dapat terjadi kondisi ateroskelosis, yaitu penumpukan kolesterol dan substansi lainnya, seperti kalsium dan fibrin, yang membentuk sumbatan atau plak di pembuluh darah arteri. Plak dapat terbentuk di dinding arteri bahkan sejak seseorang masih muda. Namun semakin bertambahnya usia, risiko pembentukan plak akan semakin tinggi. Jika tidak diobati, lama kelamaan plak ini dapat menyebabkan berkurangnya elastitas pembuluh darah arteri dan mengganggu kelancaran aliran darah.


Hal-hal yang Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung Koroner

Beberapa hal berikut bisa memperbesar risiko seseorang mengalami aterosklerosis:
  • Rokok
    Merokok adalah salah satu faktor yang paling berperan dalam peningkatan risiko penyakit jantung koroner. Perokok diprediksi memiliki risiko terkena penyakit jantung koroner 24% lebih besar daripada yang tidak merokok. Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam rokok membuat jantung bekerja lebih berat dari biasanya. Kedua zat tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya gumpalan darah di arteri. Celakanya, bahan-bahan kimia lain dalam rokok juga bisa merusak lapisan arteri koroner, sehingga kian memperbesar risiko terkena penyakit jantung koroner.
  • Kolesterol
    Kolesterol yang terlalu banyak mengalir dalam darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Jenis kolesterol yang membuat risiko penyakit jantung koroner meningkat adalah  low-density lipoprotein (LDL) yang biasa disebut sebagai kolesterol ‘jahat’. Karena, kolesterol inilah yang memiliki kecenderungan untuk menempel dan menimbun di arteri koroner.
  • Diabetes
    Penderita diabetes diprediksi memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. Hal ini diduga karena penderita diabetes memiliki lapisan dinding pembuluh darah yang lebih tebal. Tebalnya dinding arteri koroner bisa mengganggu kelancaran aliran darah ke jantung.
  • Terjadinya penggumpalan darah
    Penggumpalan darah atau trombosis yang terjadi pada arteri koroner akan menghambat suplai darah menuju jantung. Proses terjadinya penggumpalan darah ini berhubungan erat dengan faktor lain, seperti proses peradangan, kadar kolesterol tinggi, gula darah yang tidak terkontrol, serta stres.
  • Tingginya tekanan darah
    Tekanan darah yang tinggi juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Seseorang dikategorikan memiliki tekanan darah tinggi jika memiliki tekanan sistolik pada kisaran 130 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik 80 mmHg atau lebih. Tekanan sistolik sendiri didefinisikan sebagai ukuran tekanan darah saat jantung berkontraksi untuk memompa darah keluar. Sementara tekanan diastolik adalah tekanan darah saat otot jantung meregang untuk mengisi darah.

 Cara mengatasi Jantung Koroner dengan menggunakan Herbal NASA :

 

1. Lectih 


 

Lecith terbuat dari olahan kacang kedelai yang sangat bermanfaat dalam menghadapi hiperkolesterol dan penyakit jantung koroner.Lecith mempunyai antioksidan, secara alami antioksidan merupakan senyawa anti radikal bebas sehingga dapat membantu dan mencegah serta melindungi kolesterol dari oksidasi radikal bebas yang merupakan penyebab aterosklerosis dan penyakit jantung itu sendiri.
Lecith mengandung Cholin dan inositol yang bersifat lipotropik yang dapat membantu mengendalikan tingkat kekentalan lemak dan menjaga lemak agar tetap cair, melarutkan sel busa ( foam cell ) yang menempel serta menyumbat pembuluh darah yang menuju jantung sehingga dapat bekerja secara normal.

2.  Natural Chlorophyll (N-Chlo )

 

Asam Chlorophyll berfungsi sebagai antioksidan, secara alami antioksidan merupakan senyawa anti radikal bebas sehingga dapat membantu mencegah dan melindungi kolesterol baik dari oksidasi radikal bebas yang menjadi penyebab aterosklerosis dan penyakit jantung.

 

3.Hu Whang Tea 

 

Hu Whang Tea terbuat dari daun teh pilihan dan rempah-rempah khusus yang memiliki khasiat sangat baik dalam membantu peyembuhan kolesterol dan penyakit jantung koroner yaitu :
  • Kandungan theobromin dapat membantu menurunkan kolesterol
  • Kandungan Flavonoid dan Katekin dapat membantu menguatkan pembuluh darah serta memiliki sifat antioksidan.

Untuk Order Obat Jantung Koroner Nasa 

Anda dapat Menghubungi 

0857 5692 2292

DISTRIBUTOR RESMI NASA!



Baca Selengkapnya ....

TEKNIS BUDIDAYA PANILI ORGANIK NASA

Posted by Stockist Nasa Kendal Wednesday, 21 November 2018 0 comments


TEKNIS BUDIDAYA PANILI 

(Vanilla planifolia, A.)


PENDAHULUAN 

Tanamaan vanili atau si Emas Hijau merupakan komoditi yang menjanjikan . Namun tidak semua panili berharga "emas" , hanya kualitas terkaitlah yang diberikan harga istimewa. PT. Natural Nusantara berupaya meningkatkan produksi panili secara kuantitas, kualitas, dan kelestarian (aspek K-3) .


SYARAT PERTUMBUHAN 

Panili dapat hidup diiklim tropis, curah hujan  1000-3000 mm/tahun. cahaya matahari kurang lebih 30-50 %, suhu udara optimal 20-250C, kelembapan udara sekitar 60-80%, ketinggian tempat 300-800 mdpl. Tanah gembur, ringan yaitu tipe tanah lempung berpasir (sandy loam) dan lempung berpasir kerikil (gravelly sandy loam) , mudah menyerap air, pH kurang lebih 5,7-7. 


PEMBIBITAN 

  1. Seleksi bibit                                                                                                                                       Jenis panili bernilai ekonomis yaitu  Vanilla planifolia Anrews, Vanilla tahitensis JW . Moore , Vanilla pompana  Syarat Bibit Generatif : tulen , punya sifat yang hampir sama, dengan induknya, : murni , biji tidak tercampur dengan kualitas jelek, : biji dalam kondisi segar dan sehat : bibit vegetetif , : tanaman induk sehat dan cukup umur, sudah mengeluarkan sulur dahan yang kuat, tanaman induk belum atau jangan sampai berbuah.
  2. Penyiapan Bibit                                                                                                                               => Bibit generatif berasal dari biji yang unggul                                                                             => Bibit vegetatif dengan stek, mempercepqat perakaran stek dapat direndam HORMONIK (1-2 cc/liter) Kemudian dibiarkan agak layu baru ditanam dan disiram POC NASA (2-3 tutup) +HORMONIK (1 tutup) per 10 liter air                                                                                => Kulture Jaringan 
  3. Teknik penyemaian benih                                                                                                                Bibit disemai dalam tanah berpasir supaya akar mudah tumbuh . Tempat penyemaian harus Teduh. 
  4. Pemeliharaan Pembibitan /Penyemaian                                                                                           Penyiraman setiap hari, tidak boleh terlalu basah. Bibit yang jelek disingkirkan. Setiap seminggu sekali semprot dengan POC NASA (2-3 tutup) + HORMONIK (1 tutup) pertangki (14-17 liter) .
  5. Pemindahan Bibit                                                                                                                             Pemindahan bibit ke lapangan tergantung asal bibit, yaitu bibitstek sekitar umur  1-2 bulan, bibit biji waktunya lama. 

PENGOLAHAN MEDIA TANAM 

  • Prengolahan lahan dikerjakan pada pertengahan musim kemarau supaya pohon pelindung dapat ditanam, cek kondisi tanah. 
  • Bersihkan lahan dari gulma dan dibajak.
  • Buat jalur bedengan , lebar 80-120 cm dan lebar parit 30-50 cm.
  • Lakukan pengapuran bila kondisi tanah terlalu asam.

PENANAMAN 

  • Penanaman ditengah bedengan, penanamannya monokultur
  • Buat lubang tanam dekat dengan tanaman penegak berukuran panjang, lebar, dan dalam antara 20 x 15 x 10 cm, 25 x20 x 12 cm, dan 30 x 25 x 15 cm.
  • Tanam stek dengan cara memasukan 3 ruas seluruhnya kedalam lubang secara mendatar agar akar tumbuh cepat dan sempurna. 
  • Tutup dengan tanah galian yang dicampur dengan pupuk kandang.
  • Stek bibit bagian atas yang tidak terbenam dalam tanah diikat pada pohon panjatan dengan ikatan longgar.
  • Waktu tanam stek bibit yang baik pada awal musum hujan 
  • Sedangkan stek yang akan ditanam sebaiknya dibiarkan / dilayukan terlebih dahulu selama 4-7 hari dan pangkal stek bibit direndam dalam POC NASA/ HORMONIK (1-2 cc/ liter) + Natural GLIO untuk menghindari pembusukan 

PEMELIHARAAN TANAMAN 

  1. Penyulaman                                                                                                                                       Lakukan pengecekan setelah umur 2-3 minggu setelah tanam, apabila ada stek yang tumbuh kurang baik , segera disulam. 
  2. Penyiangan dan Pembubunan                                                                                                          Penyiangan dilakukan 1 bulan sekali sesudah penanaman sampai pertumbuhan panili tidak kerdil dan terlambat. Pembubunan bersamaan dengan penyiangan untuk menjaga bedengan tetap rapi dan tanah tetap gembur agar air mudah terserap. 
  3. Perempelan                                                                                                                                       => Perempelan bentuk, memotong 15 cm dari tanaman yang dilengkukngkan dan disisakan 3 cabang terbaik untuk dipelihara agar terbentuk kerangka tanaman kuat dan seimbang.                  => Perempelan produksi, memotong pucuk sepanjang 10-15 cm menjelang musim berbuanga dan saat berbuah untuk merangsang pertumbuhan generatif terutama pertumbuhan bunga dan buah                                                                                                                                                  => Perempelan Peremajaan, memotong cabang-cabang yang sudah pernah berbuah dan cabang-cabang yang sakit.
  4. Pemupukan                                                                                                                                        Tebarkan pupuk makro disekitar pohon dan timbun dengan tanah karena sistem perakaran panili cukup dangkal . Kebutuhan pupuk makro per ha per tahun adalah Urea 8 kg, TSP 4 kg, KCI 14 kg, CaCo3 5-10kg, MgSO4H2O 2,5-5 kg/ha/tahun dan pupuk kandang 10-20 kg/pohon/tahun. Pemupukan diberikan setahun sekali. Akan lebih baik jika dikocor dengan SUPERNASA dosis kurang lebih 0,5 sdm/5 liter air/pohon setiap 3 bulan sekali dan penyemprotan POC NASA dosis 4-5 tutup/tangki setiap 2-4 minggu sekali atau POC NASA (3-4 tutup)+HORMONIK (1 tutup) per tangki setiap 2-4 minggu sekali. 
  5. Pengairan dan Penyiraman                                                                                                               Tanaman panili tidak tahan terhadap kekeringan sehingga pada musim kemarau perlu disiram secukupnya untuk merangsang pertumbuhan tanaman, perkembangan bunga serta buah.
  6. Pemberian Mulsa dan Pendangiran                                                                                                  Pemberian Mulsa dapat dilakukan bersamaan dengan penyiangan dan pendangiran . Bahan mulsa dari hasil pemangkasan pohon pelindung,tetapi bisa juga serbuk gergaji yang diletakan diatas permukaan tanah dekat pohon panili. 
  7. Perambatan                                                                                                                                       => Sistem pagar sulur-sulur , tanaman panili dibiarkan menjalar pada pagar yang telah dipasang secara horisontal. pagar tempat menjalarnya panili dapat dibuat dari bambu yang diikat pada pohon yang satu dengan pohon yang lain.                                                                     => Sistem perambatan penunjang tunggal , tanaman panili dirambatkan lurus keatas pada naungannya.
  8. Pemangkasan Pohon Pelindung                                                                                                       Pohon pelindung dapat digunakan Glyricidia maculate, lamtoro dan dadap. Pemangkasan cabang dilakukan untuk mempertahankan agar tetap teduh, mempermudah sistem sirkulasi dan mengatur intensitas sinar matahari.
  9. Pembungaan dan Penyerbukan                                                                                                         Panili berbunga seteleh berumur 1,5-3 tahun, bunga yang muncul berupa dompolan dan akan mekar satu bunga secara bergantian . Mekarnya bunga hanya berlaku 12 jam , yaitu mulai pukul 24.00 sampai menjelang tengah hari, sesudah itu bunga mulai layu dan mati. Oleh karena itu penyerbukan bunga dilakukan sekitar pukul 08.00 dsampai 10.00. Penyerbukan buatan pada prinsipnya adalah mengangkat atau memotong bibit dang membatasi kepala sari dan kepala putik untuk dilakukan penyerbukan . Seminggu setelah penyerbukan semprot dengan POC NASA dosis (3-4 tutup) dan HORMONIK (1 tutup) per tangki setiap 2-3 minggu sekali. 

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT 

a. Hama 

  1. Bekicot                                                                                                                                             Menyerang dan merusak batang, bunga dan buah. Aktifitasnya dilakukan pada malam hari . Pengendalian : secara manual dengan mengambil dan mengumpulkan bekicot satu persatu kemudian dibakar sekaligus dalam satu lubang.
  2. Belalang Pedang                                                                                                                               Merusak/memakan daun muda dan batang panili. Pengendalian : menyemprotkan PESTONA atau Natural BVR 
  3. Penggerak Batang                                                                                                                             Larva hama ini merusak/menggerak batang tanaman panili nyang menyebabkan tanaman panili lambat laun layu dan mati. Pengendalian : penyemprotan PESTONA 
  4. Ulat bulu jambul dan ulat geni                                                                                                         Merusak bagian pucuk , daun, batang, dan bunga. Pengendalian : penyemprotan PESTONA 

b. Penyakit 

  1. Busuk akar                                                                                                                                          Gejala : akar hitam , tanaman menjadi kecoklata-coklatan dan akhirnya mati, biasanya terjadi pada saat produksi tertinggi pertama kali tercapai. Pengendalian : menjaga sesuburan tanah dengan pemupukan , pemberian kapur secukupnya, dan mengatur kelembaban, Pencegahan diawal dengan Natural GLIO .
  2. Busuk batang                                                                                                                                    Penyebab : jamur Fusarium batatatis. Gejala : pada batang terjadi bercak-bercak warna hitam yang akan meluas dan melingkar dengan cepet. Batang terserang akan keriput, berwarna coklat dan akhirnya kering. Pengendalian : mengurangi kelembaban dan draenase yang baik, saat stek akan ditanam dicelup dalam POC NASA+ Natural GLIO.
  3. Busuk buah                                                                                                                                       Ditemukan pada buah panili muda.  Gejala : muncul bila menyerang pangkal buah muda sehingga banyak buah yang berguguran dan bila menyerang tengah buah akan hitam , kering selanjutnya mati. Pengendalian : penyemprotan Natural GLIO + gula pasir dosis 1-2 sendok teh per 10 liter air. 
  4. Busuk pangkal batang                                                                                                                      Penyebab : jamur Sclerotium sp. Gejala : pangkal batang tampaqk berwarna coklat dan kebasah-basahan, bagian tanaman yang diserang dan tanah sekitar terdapat miselium jamur berwarna putih seperti bulu dengan banyak sclerotium warna coklat. Pengendalian : gunakan bibit bebas busuk pangkal batang, Penyemprotan Natural GLIO + gula pasir .
  5. Bercak coklat pada buah                                                                                                                  Penyebab :oleh  cendawan Phytophthora sp. dan menyerang buah panili yang hampir masak. Gejala : bercak-bercak coklat tua dan akhirnya busuk. Pengendalian : (1) Segera petik buah terserang kemudian membakarnya ,(2) Peenyemprotan dengan Natural GLIO dengan dosis 1-2 sendok /10 liter air.
  6. Bercak coklat pada batang                                                                                                              Penyebab : cendawan Netria Vanilla, zimm. Gejala : batang tampak bercak coklat yang lama kelamaan menghitam dan melingkar ruas dan mati. Pengendalian : potong dan bakar batang yang terserang. 
  7. Antraknose                                                                                                                                       Penyebab : jamur Calospora vanillae, mass. Gejala : daun, buah berwarna coklat muda kekuningan tampak licin dan terlihat jelas bagian terserang dan tidak. Pengendalian :  potong dan bakar bagian terserang, atur kelembaban dan draenase.
  8. Karat Merah                                                                                                                                     Penyebab : Ganggang Cephaleuros heningsii, schm. Gejala : bercak pada daun dan terus meluas hingga daun kering selanjutnya mati. Pengendalian : singkirkan bagian terserang dan atur kelembaban kebun dengan pemangkasan pohon pelindung.
  9. Penyakit pasca panen                                                                                                                       Penyebab penyakit yang menyerang panili setelah dipanen : jamur Aspergillus, penicillium, rhizopus, sp. dan Sclerotium, sp. Pengendalian : penanganan pasca panen yang baik. 
Catatan 
Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum dapat mengatasi, dapat digunakan pestisida kimia sesuai yang dianjurkan . Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat peratan AERO 810 dosis 1-2 tutup/tangki..

E. PANEN DAN PASCA PANEN 

  • Pemetikan pada umur 240 hari (8 bulan) akan menghasilkan panili kering dengan kadar vanillin yang tinggi, kadar abu terendah, rendemen tertinggi dan kadar air yang aman. 
  • Ciri-ciri panili siap dipanen yaitu warna berubah dari hijau tua mengkilap menjadi hijau muda suram dengan garis-garis kecil warna kuning yang lambat laun melebar sampai ujung buah.
  • Musim panen antara bulan Mei sampai Juli, sekitar 2-3 bulan. 
  • Cara panen yang terbaik adalah memetik satu-persatu buah masak tanpa mengganggu buah lain dalam satu tandan yang masih mentah untuk menjaga mutu panili.
  • Buah dikumpulkan dalam keranjang bambu dan dijaga agar buah tidak terluka atau cacat dan sortir berdasar ukuran, bentuk tingkat kemadakan dan buah yang cacat >20 cm.
  • Lakukan pelayuan untuk menghentikan proses respirasi yang terjadi dalam buah, mematikan sel-sel buah panili tanpa mengurangi aktifitas dan kadar enzim dalam buah.
  • Proses pelayuan dengan menggunakan alat perebus yang lengkap dengan tutup dan karung goni sebagai alasnya, untuk pembentukan aroma selama kurang lebih 48 jam.
  • Lakukan pengeringan dengan cara dijemur dibawah sinar matahari, dioven dan diangin-anginkan untuk mengurangi kadar air hingga 25-30%.
  • Tempatkan buah panili kering dalam kotak yang dalamnya telah dilapisi kertas koran atau karung plastik tipis dan simpan pada suhu kamar, siao dikirim dan dijual. 

INFO/ ORDER

0852 2595 9595

ARI NASA

DISTRIBUTOR RESMI NASA






Baca Selengkapnya ....

Testimoni Serum Whitening Gold

Posted by Stockist Nasa Kendal Tuesday, 20 November 2018 0 comments
Serum Gold Whitening Gold hadir dengan teknologi nano yang meskipun ukurannya kecil namun manfaatnya tidak bisa di remehkan.Teknologi nano yang diterapkan dalam serum pencerah wajah ini siap memberikan solusi bagi anda yang menginginkan kulit cerah alami., Halus dan menyamarkan garis halus serta kerutan pada kulit Anda.Terbuat dari 100% bahan alami berkualitas sehingga sangat aman dan nyaman ketika di gunakan serta sama sekali tidak menimbulkan efek samping.





MANFAAT :

  • Mencerahkan kulit wajah
  • Melembabkan dan menghaluskan kulit wajah
  • Menyamarkan garis halus dan kerutan pada wajah 
  • Memperlambat Penuaan dini
  • Melembutkan kulit

CARA PENGGUNAAN :


Gunakan pada wajah saat pagi dan malam hari sebelum memakai krim wajah (MORESKIN Night cream)
Tersedia dalam kemasan pump 15 ml. Kemasan pump membuat serum ini lebih mudah di aplikasikan dan higienis karena tidak dicolek langsung dengan tangan.


TESTIMONI SERUM WHITENING GOLD 




Sudah yakin dengan manfaat Moreskin Serum  Whitening Gold ? 

Hubungi : 0857 5692 2292

DISTRIBUTOR RESMI NASA

N-388431

CANTIK ALAMI BERSAMA HERBAL NASA


Baca Selengkapnya ....
Jual Pupuk Nasa | Copyright of GRIYA NASA.

DISTRIBUTOR NASA MAGELANG

Nama: Mei Rohayati
Alamat: Dsn. Semalen RT.003 RW.002
Desa Ngadirojo, Kec. Secang
Magelang (Jl. Alternatif Temanggung)
HP: 0858-7854-7715
BBM: D15B018A

DISTRIBUTOR NASA SEMARANG

Nama: Ari Kristianto
Alamat: Genuk Krajan No.19 Rt.07 Rw.04
Kel. Tegalsari, Kec. Candisari
Semarang
HP: 085-225-959595