Budidaya Tanaman Tembakau dengan NASA

Posted by Unknown Friday, 7 December 2018 0 comments

Tanaman Tembakau dengan Pupuk NASA


Tembakau adalah komoditi yang cukup banyak dibudidayakan petani. Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal PT. Natural Nusantara berusaha membantu meningkatkan produksi secara kuantitas , kualitas dan kelestarian (Aspek K -3).



SYARAT PERTUMBUHAN

Tanaman tembakau, curah hujan rata rata 2000mm/ tahun, suhu udara yang cocok antara 21 - 32 derajat C, pH antara 5-6. Tanah genbur , remah, mudah mengikat air, memiliki tata air dan udara yang baik sehingga dapat meningkatkan drainase, ketinggian antara 200 - 3.000m dpl.

PEMBIBITAN

  • Jumlah benih ± 8 - 10 gram /ha, tergantung jarak tanam.
  • Biji utuh, terserang penyakit dan tidak keriput .
  • Media Semai = campuran tanah (50%) + pupuk kandang matang yang telah di campur dengan Natural GLIO (50%) . Dosis pupuk untuk setiap meter persegi media semai adalah 70 gram DS dan 35 gram ZA dan isikan pada Polybag.
  • Bedeng persemaian di beri naungan berupa daun daunan,tinggi atap 1 m sisi timur dan 60 cm sisi barat.
  • Benih direndam dalam POC NASA 5 cc per gelas air hangat selama 1-2 jam lalu keringanginkan.
  • Kecambahkan  pada baki /tampah yang diberi alas kertas merang atau kain yang dibasahi hingga agak lembab. Tiga hari kemudian benih sudah menampakkan akarnya yang ditandai dengan bintik putih. Pada stadium ini benih baru dapat di semaikan.
  • Siram media semai sampai agak basah / lembab, masukkan benih pada lubang sedalam 0,5 cm dan tutup tanah tipis tipis.
  • Semprot POC  NASA (2-3 tutup /tangki) selama pembibitan berumur 30 dan 45 hari.
  • Bibit sudah dapat di pindahanamkan ke kebun apabila berumur setelah semai.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM

  • Lahan disebari pupuk kandang dosis 10 -20 ton /ha lalu dibajak dan dibiarkan ±1 minggu.
  • Buat bedengan lebar 40 cm dan tinggi 40 cm .Jarak antar bedeng 90 - 100 cm dengan arah membujur antara timur dan barat.
  • Lakukan pengapuran jiak tanah masam.Siram SUPERNASA dengan dosis  :10 - 15 botol/ha------Alternatf 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air di jadikan satu menjadi larutan induk . Kemudian setiap 50 lt air di beri 200cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.-------Alternatif 2 :  Setiap 1 gembor vol 10 lt di beri 1 peres sendok makan SUPERNASA untuk menyiram  ± 10 meter bedengan.
  • Sebarkan Natural GLIO 1 - 2sachet di campur pupuk kandang matang 25 - 50 kg secara merata ke bedengan.

PEMBUATAN LUBANG TANAM

Apabila di inginkan daun yang tipis dan halus maka jarak tanam harus rapat, sekitar 90 x70 cm. tembakau madura di tanam dengan jarak 60 x 50 cm yang penanamannya dilakukan dalam dua baris tanaman setiap gulud. jenis tembakau rakyat /rajangan umumnya ditanam dengan jarak tanam 90 x90 cm dan penanamannya dilakukan satu baris tanaman setiap gulud, dan jarak antar gulud 90 cm atau 120 x 50 cm.

CARA PENANAMAN

  • Basahi dan sobek polybag lalu benamkan bibit sedalam leher akar.
  • Waktu tanam pada pagi hari atau sore hari.

PENYULAMAN

Penyulaman di lakukan 1 -3 minggu setelah tanam, bibit kurang baik dicabut dan diganti dengan bibit baru yang berumur sama.

PENYIANGAN

Penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan pembubunan yaitu setiap 3 minggu sekali.

PEMUPUKAN

  • Dosis tergantung jenis tanah dan varietas

Waktu Pemupukan
Dosis Pupuk Makro (kg / ha)
Urea /ZA
SP-36
KCL
Saat Tanam
-
300
-
Umur 7 HST
300
-
150
Umur 28 HST
300
-
150
TOTAL
600
300
300

Ket : HST = hari setelah tanam
  • Penyemprotan POC NASA dosis 4 -5 tutup /tangki atau lebih bagus POC NASA(3 - 4 tutup) dicampur HORMONIK (1-2 tutup) per tangki setiap 1 - 2 minggu sekali.

PENGAIRAN DAN PENYIRAMAN

Pengairan di berikan 7 HST  = 1 -2 lt air /tanaman setiap 3 hari. Pada umur 65 HST penyiraman di hentikan, kecuali bila cuaca sangat kering.

PEMANGKASAN

  • Pangkas tunas ketiak daun dan bunga setiap 3 hari sekali.
  • Pangkas pucuk tanaman saat bunga mekar dengan 3 - 4 lembar daun di bawah bunga.

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

H a m a
  • Ulat Grayak ( Spodoptera LituraGejala :  Berupa lubang lubang tidak beraturan dan berwarna putih pada luka bekas gigitan. Pengendalian :  Pangkas dan bakar sara.
  • Ulat Tanah  ( Agrotis ypsilon) Gejala  :  daun terserang berlubang lubang terutama daun muda sehingga tangkai daun rebah. Pengendalian  :  Pangkas daun sarang telur /ulat, penggenangan sesaat , semprot PESTONA.
  • Ulat Penggerek Pucuk  ( Heliothis sp.) Gejala : daun pucuk tanaman terserang berlubang lubang dan habis . Pengendalian  :  kumpulkandan musnahkan telur /ulat , sanitasi kebun , semprot dengan PESTONA.
  • Nematoda (Meloydogyne sp.) Gejala : bagian akar tanaman tampak bisul bisul bulat, tanaman kerdil, layu, dan berguguran dan akhirnya mati. Pengendalian :  sanitasi kebun , pemberian GLIO di awal tanam, PESTONA.
  • Kutu kutuan (Aphis Sp. Thrips sp, Bemisia sp.) pembawa penyakit yang disebabkan virus. Pengendalian : Predator Koksinelid, Natural BVR.
  • Hama Lainnya Gangsir (Gryllus mitratus) ,jangkrik (Brachytrypes Portentosus), orong orong (Glyrrotalpa africana) Semut geni (Solenopsis geminata), Belalang Banci ( Engytarus tenuis)
Penyakit
  • Hangus Batang ( Damping Off) Penyebab  : jamur Rhizoctonia Solani. Gejala  : batang tanaman yang terinfeksi akan mengering dan berwarna coklat sampai hitam seperti terbakar. Pengendalian  : cabut tanaman yang terserang dan bakar, pencegahan awal dengan Natural GLIO.
  • Lanas    Penyebab   :   Phytoptora parasiticavar. nicotonae.Gejala   :   timbul bercak bercak pada daun berwarna kelabu yang akan meluas, pada batang, terserang akan lemas dan menggantung layu layu dan mati. Pengendalian  : Cabut tanaman yang terserang dan bakar, semprotkan Natural GLIO.
  • Patik Daun  Penyebab  :  jamur Cercospora nicotianeae  Gejala : diatas daun terdapat bercak bulat putih hingga coklat, bagian daun yang terserang menjadi rapuh , dan mudah robek.  Pengendalian  :  Desinfeksi bibit, renggangkan jarak tanam, olah tanah intensif, gunakan air bersih,bongkar, dan bakar tanaman terserang , Semprot Natural GLIO
  • Bercak Coklat  Penyebab   :  Jamur Alternaria longipes. Gejala : timbul bercak bercak coklat, selain tanaman dewasa penyakit ini juga menyerang tanaman di persemaian. jamur juga menyerang batang dan biji.  Pengendalian  :  mencabut dan membakar tanaman yang terserang.
  • Busuk Daun  Penyebab   :  Bakteri Sclerotium Roflsii.  Gejala  :  mirip dengan lanas namun daun membusuk , akarnya bila di teliti di selubungi oleh massa cendawan . Pengendalian  : cabut dan bakar tanaman terserang , semprot Natural GLIO.
  • Penyakit Virus Penyebab : Virus Mozaik (Tobacco Virus Mozaic, (TVM), Kerupuk (Krul), Pseudomozaik, Marmer, Mozaik ketimun (Cucumber Mozaic Virus). Gejala  :  Pertumbuhan tananman menjadi lambat . Pengendalian  :  menjaga sanitasi kebun, tanaman yang terinfeksi di cabut dan di bakar.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi , dapat di gunakan pestisida kimia sesuai anjuran. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat perata  AERO 810, dosis ± 5 ml (1/2 tutup ) per tangki.



PANEN DAN PASCA PANEN

Pemetikan daun tembakau yang baik adalah jika daun daunnya telah cukup umur dan telah berwarna hijau kekuning kuningan. Untuk golongan tembakau cerutu maka pemungutan daun yang baik pada tingkat teapt masak /hampir masak hal tersebut di tandai dengan warna ke abu abuan. Sedangkan untuk golongan sigaret pada tingkat kemasakan tepat masak / masak sekali, apabila pasar menginginkan krosok yang kasar pemetikan di perpanjang 5 10 hari dari tingkat kemasakan tepat masak.

Daun di petik mulai dari daun terbawah ke atas. Waktu yang baik untuk pemetikan adalah pada sore/pagi hari pada saat hari cerah.Pemetikan dapat di lakukan berselang 3-5 hari , dengan jumlah daun satu petik antara 2-4 helai tiap tanaman. Untuk setiap tanam dapat di lakukan pemetikan sebanyak 5 kali.

Sortir daun berdasarkan kualitaswarna daun yaitu :

  • Trash (apkiran ) : warna daun hitam
  • Slick (licin /mulus) : warna daun kuning muda
  • Less Slick (kurang Licin) : warna daun kuning seperti warna buah jeruk lemon)
  • More grany side (sedikit kasar ) :  warna daun antara kuning orange.

Untuk Konsultasi dan Pemesanan Produk NASA bisa Hub Wa/ Telf / Sms  :  0857 5692 2292




TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Budidaya Tanaman Tembakau dengan NASA
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.griyanasa.com/2018/12/budidaya-tanaman-tembakau-dengan-nasa.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Jual Pupuk Nasa | Copyright of GRIYA NASA.

DISTRIBUTOR NASA MAGELANG

Nama: Mei Rohayati
Alamat: Dsn. Semalen RT.003 RW.002
Desa Ngadirojo, Kec. Secang
Magelang (Jl. Alternatif Temanggung)
HP: 0858-7854-7715
BBM: D15B018A

DISTRIBUTOR NASA SEMARANG

Nama: Ari Kristianto
Alamat: Genuk Krajan No.19 Rt.07 Rw.04
Kel. Tegalsari, Kec. Candisari
Semarang
HP: 085-225-959595