Cara Sukses Budidaya Kelinci dengan Produk NASA

Posted by Stockist Nasa Kendal Friday, 18 January 2019 0 comments

Budidaya Kelinci Bersama Produk NASA Membuat Kelinci Tumbuh Besar dan Sehat



Beternak Kelinci pedaging memiliki prospek bisnis yang cukup menjanjikan. Daging kelinci telah diklaim lebih unggul dari daging kambing, ayam dan daging Sapi. Karena daging kelinci mempunyai kandungan protein yang lebih baik dari daging daging tersebut., bahkan kadar kolesterol pada daging kelinci juga lebih sedikit.

Budidaya kelinci pedaging berfokus pada hasil produksi dagingnya, oleheh karena itu, peternak harus mengetahui teknik beternak kelinci pedaging yang benar agar dapat menghasilkan kelinci yang gemuk dengan masa pertumbuhan yang relatif cepat. Jenis kelinci pedaging yang paling banyak di budidaya adalah flamist giant,kelinci Australi dan Rex. Khusus untuk kelinci jenis Rex, selain sebagai kelinci pedaging juga bisa dijadikan kelinci hias karena kualitas bulu yang halus dan tebal seperti beludru. Dalam teknisnya, beternak kelinci hias dan pedaging sebenarnya tidak ada perbedaan hanya jika untuk kelinci pedaging lebih mengfokuskan pada penggemukan bukan tampilan keindahan kelinci.

Di Indonesia, budidaya kelinci masih terbatas hanya di daerah tertentu dan masih belum menjadi sentra produksi dengan sisitem pemeliharaan yang masih tradisional.

Syarat Lokasi

Lokasi untuk budidaya kelinci sebaiknya yang dekat dengan sumber air, jauh dari lingkungan penduduk, bebas gangguan asap, bau bauan, suara bising dan terhindar dari serangan hewan lain (predator)

Teknis Budidaya kelinci

Persiapan sarana dan Perlengkapan

Kandang berfungsi sebagai tempat berkembang biakan kelinci. kondisi kandang yang baik adalah yang memiliki sirkulasi udara lancar, suhu 21⁰C,dan terlindung dari Predator. Kandang kelinci ada dua jenis yaitu untuk Indukan dan Untuk anakan kelinci. Untuk menghindari perkawinan awal kelompok, sebaiknya kandang dipisahkan antara betina dan jantan.

Tipe-tipe Kandang

  • Sistem postal, ditempatkan dalam ruangan, cocok untuk kelinci muda, tanpa halaman pengumbaran.
  • Ranch, terdapat halaman pengumbaran.
  • Battery, bentuknya mirip seperti sangkar berderet dimana satu sangkar hanya berisi satu ekor dengan konstruksi berjajar, bertingkat, atau susun piramid.
Ukuran ideal untuk kandang kelinci adalah 200 x 70 x 70 cm dan tinggi alas 50 cm, kandang tersebut cukup untuk 12 ekor betina dan 10 ekor jantan.Untuk kandang anakan di buat dengan ukuran 50 x 30 x 45 cm. Kandang dilengkapi dengan sarana pendukung lain yaitu tempat pakan dan minum, yang tahan pecah dan mudah di bersihkan.

Pembibitan Kelinci

  • Pemilihan bibit
Jika tujuan beternak adalah untuk menghasilkan kelinci pedaging, sebaiknya pilih jenis kelinci yang memiliki bobot dan tinggi badan yang baik, tidak cacat, tidak sedang sakit, mata bersih, tidak nervous, bulu tidak kusam, dan bergerak aktif.
  • Perawatan Bibit
Perawatan Utama yang perlu diperhatikan adalah pemberian pakan yang cukup nutrisi, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik.
  • Sistem pembiakan
Untuk memperoleh keturunan yang lebih baik dan untuk mempertahankan sifat spesifik kelinci maka pembiakan dibedakan dalam tiga kategori, yaitu :
  1. Silang dalam, untuk menonjolkan atau mempertahankan sifat spesifik kelinci seperti bulu dan proporsi daging.
  2. Selanjutnya, silang hari, untuk mendapatkan keturunan lebik baik atau menambah sifat sifat unggul
  3. Berikutnya silang antara bibit murai, untuk mendapatkan kelinci dengan jenis baru dengan penampilan hasil perpaduan dari keunggulan 2 bibit.
  • Perkawinan
Kelinci betina dan jantan lebih baik segera di kawinkan jika telah dewasa pada umur 3 bulan. Bila kelinci jantan kawin untuk pertama kali, sebaiknya dijodohkan dengan kelinci betina yang sudah pernah kawin. Waktu kawin pada pagi atau sore dikandang kelinci jantan dan biarkan sampai terjadi 2 kali perkawinan setelah itu kelinci jantan dipisah.
  • Kelinci Lahir
Kelinci bunting selama 30 -32 hari, kelinci yang bunting dapat dideteksi dengan meraba perut kelinci betina pada 12 -14 hari setelah kawin. Lima hari sebelum lahir, induk betina dipindah ke kandang untuk beranak untuk menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya. Kelinci dapat melahirkan 6 - 10 ekor.



Pemeliharaan

  • Sanitasi dan tindakan Preventif
Tempat pemeliharaan harus selalu kering agar tidak menjadi sarang penyakit. Karena tempat yang lembab dan basah dapat menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.
  • Pengontrolan Penyakit
Gejala kelinci yang terserang penyakit adalah terlihat lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata terlihat sayu. Bila kelinci menunjukan gejala gejala tersebut kelinci segera di karantina dan menyingkirkan benda benda yang tercemar penyakit.
  • Perawatan Ternak
Anak kelinci disapih pada umur 7 -8 minggu. Anakan yang baru disapih ditempatkan di kandang 2- 3 ekor per kandang dan sediakan pakan yang cukup dan bernutrisi. Dan pisahkan berdasarkan kelamin.
  • Pemberian Pakan 
Pakan untuk kelinci adalah hijau hijauan seperti rumput gajah, rumput lapangan,sayuran meliputi kol, sawi, kangkung, daun kangkung dan daun kacang panjang. Berikan biji bijian untuk makanan penguat seperti kacang hijau, jagung, kacang tanah, padi dan lain lain.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada pakan ternak, kelinci perlu diberikan pakan tambahan berupa pakan konsentrat yang bisa diperoleh di toko pakan ternak. Agar pertumbuhan kelinci mencapai bobot sesuai target dengan waktu yang cepat, perlu diberikan tambahan nutrisi berupa POC NASA, VITERNA, HORMONIK, diberikan dengan dicampurkan ke pakan konsentrat. Dapat juga diberikan dengan cara dicampur ke air minum.





Cara Aplikasi :
  • Campurkan 1 botol VITERNA + 1 botol HORMONIK + 1 botol POC NASA ke wadah dan aduk hingga tercampur sempurna, untuk dijadikan sebagai larutan induk.
  • Ambil 5 cc campuran larutan tadi untuk dicampur dengan 10 liter air minum.
  • Ambil 5 cc larutan induk dan dicampur dengan sedikit air untuk pembasah pakan konsentrat. Pakan konsentrat. Pakan konsentrat diberikan sehari sekali pada pagi hari.

Pemeliharaan Kandang

Lantai kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan dan kotoran kelinci harus dibersihkan setiap hari untuk menghindari penyakit. Sinar matahari pagi diusahakan harus masuk ke kandang untuk membunuh bibit penyakit. Kandang bekas kelinci yang sakit dibersihkan dengan kreolin.

Hama dan Penyakit

  • Bisul, diobati denga membedah dan mengeluarkan darah kotor kelinci lalu diberi yodium.
  • Eksim, diobati dengan salep atau bedak salicyl
  • Penyakit telinga, diobati dengan meneteskan minyak nabati
  • Kudis,diobati dengan antibiotik
  • Penyakit mata, diobati dengan salep mata
  • Berak darah, diobati dengan diberi minum sulfaqulinxalin dengan dosis 12 ml dalam 1 liter air.
  • Penyakit Kulit kepala, diobati dengan bubuk belerang
  • Hama kelinci merupakan predator dari kelinci seperti anjing.

Panen

  • Hasil Utama
Hasil utama kelinci yaitu daging dan bulu. Sebaiknya kelinci pedaging dipanen saat bobotnya sudah mencapai 3 kg ke atas.
  • Hasil Tambahan
Hasil tambahan dari budidaya kelinci berupa kotoran untuk dijadikan pupuk.

Demikianlah uraian tahap tahap cara sukses beternak kelinci pedaging yang dapat Anda jadikan acuan untuk usaha budidaya Anda.Semoga Bermanfaat.Untuk Pemesanan Produknya Dapatkan hanya di Distributor NASA Resmi Hub Wa : 0857 5692 2292


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Cara Sukses Budidaya Kelinci dengan Produk NASA
Ditulis oleh Stockist Nasa Kendal
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.griyanasa.com/2019/01/cara-sukses-budidaya-kelinci-dengan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Jual Pupuk Nasa | Copyright of GRIYA NASA.

DISTRIBUTOR NASA MAGELANG

Nama: Mei Rohayati
Alamat: Dsn. Semalen RT.003 RW.002
Desa Ngadirojo, Kec. Secang
Magelang (Jl. Alternatif Temanggung)
HP: 0858-7854-7715
BBM: D15B018A

DISTRIBUTOR NASA SEMARANG

Nama: Ari Kristianto
Alamat: Genuk Krajan No.19 Rt.07 Rw.04
Kel. Tegalsari, Kec. Candisari
Semarang
HP: 085-225-959595